maknyuss

maknyuss

goes to borobudur

goes to borobudur
Powered By Blogger

Kamis, 12 Agustus 2010

Love Fool

BODOHNYA CINTA
Juma’t menjelang Sabtu, 30 April 2010
Sepenuhnya aku kurang setuju kalau dibilang cinta bodoh, yang bodoh adalah pelakunya dan yang menjalani. Mungkin saat ini aku menjadi bagian dari kebodohan itu.
Jum’at minggu militer aku melatih peraga di satuan denkes, kegiatan di kantor lumayan sibuk ngurusin pasien PT. DWK yang lumayan banyak (awas kalo bermasalah lagi) kup rotes sampai akhir. Nothing gonna make me afraid anything in this world make me stepback. I only afraid of ALLAH SWT the mighty GOD.
De’ Nanik bikin kuatir saja, seharian hpnya XL ndak bisa dihungi, kasian dia sdh kehujanan, ngeluh sakit lagi, kan kalo batuk susah untuk sembuh. Selesai ngurusin pasien waktu sholat jum’at datang. Oh my God motor rusak lagi padahal baru kemaren kuservis di Trio motor karena kilometer sdh 18000. Pergi kantor jalan kaki, kutelfon Trio motor servis untuk minta pertanggungjawaban. INGAT yang sabar lah, jangan langsung disemprot, kendalikan emosi. Mbak marinanya diseberang berkata dengan ramah. Sebelumnya sangat susah ngubungi mereka data nomor yang di kwitasi ternyata no lama yang sdh tidak dipakai lagi. Mereka janji habis sholat jum’at akan datang ke rumah. OK That’s clear.
Lunch ndak karuan karena ndak ada motor terpaksa bikin makanan sendiri dengan si Edy. Goreng tempe dan sambel trasi, Siapa yah yang bikin……………….. hahahaha.
Ini nih lagi yang bikin stress. Bododhnya cinta. Sekuat asa ku menahan tangan jangan pencet nomornya. Toh kamu paling dianggap sambil lalu
“Tapi aku kan mau nanya nomor telp trio moto.”
“Halah alasan saja kamu itu, bilang saja kamu rindu sama dia, pingin dengar suaranya, mendengar ciuman bibirnya”
“OK itu benar”
“Eh ngaca dong lloe, emang kamu ndak merasa kalo kamu itu bukan lagi someone specialnya dia lagi”
I don’t care”
“Murahan, ndak punya harga diri, bukannya kamu yang biasa dikejar-kejar mereka, apalagi kamu tentara, masih banyak yang ngantri le, lelaki bukan hanya dia dunia ini”
“Shut Up, It’s my life. OK . Terserah loe ngomong apa. Emang kamu senang kalo aku tuh mati pelan-pelan karena menanggung rindu”
“Ya, enggak lah, kalo kamu mati aku kan ikut mati juga. But will see sampai kapan kamu bertahan berjuang mendapatkan hatinya kembali”
“Itu bukan urusanmu untuk tahu. Aku yang menentukan.”
“Take it easy man. Kan aku pernah bilang mending tinggalin saja dia, pergi jauh-jauh dari dia karena menurutku kamu sudah nggak ada harapan, mau bukti yang macam gimana lagi. Kata-kata manisnya kalo dia masih sayang kamu” Itu sih bulshit tau. Dasar emang kamunya saja yang bodoh buta hati karena cinta mati”
Iya aku cinta sekali sama dia, seperti cinta mati Mulan jamela yang berjilid jilid”
“Dengar dulu kalo aku ngomong, main serobot saja kamu nih. Hey You Dump man (laki-laki bodoh). Dia tuh mau balas dendam mempermainkan hatimu.’”
“Ah dia ndak begitu kok, dia tulus kok sama aku.”
Tulus!!! Tulus!!!. Tulus Pale Loe. Atau mas Tulus di Jakarta. Kalo loe gini mana mau loe jelekin dia, semuanya bagusssssssssssssssss kaya’ porselen, makanya kamu kubilangin buta hati. Nih tanyakan hatimu yang paling dalam pasti ada kau rasa perbedaan.
“Yah elo ngomong dah salah lagi, Nah ini yang kuajak ngomong siapa kaliiiii, Kan Elo ini lubuk hati yang paling dalam yang banyak ngomong jelek soal dia.”
“Heheheh aku lupa, emang loe yakin kalo dia pergi dia nggak main tubuh sama lain, jangan lah ngomong soal si Malam 09 April itu. Hari gini laki-laki yang pernah ML ndak ketagihan sex dan pingin merasakan batang pisang yang lain. Kamunya saja pernah main batang sama yang lain walaupun memalukan tidak berhasil, Sttttttttttttttttth Emang kamu yakin kalo ke Jakarta, ke Banjarmasin, jam luang waktu kerja dll He is not be company with another man. Think that man!!!!!!!!!”
“DIAM, DIAM CUKUP dan CUKUP, dia tidak begitu, aku yakin dan percaya sama dia.”
“Kamu baru bisa yakin kalo dia seorang pendeta Katolik atau seorang bhiksu, emang dia cukup religius, solat saja nggak pernah lagi, kerjaannya ngintipin batang pisang coklat orang di Camfrog sampai keluar fla keju putih cairnya. Perhatikan dia kan suka batang pisang Ambon, sementara punya LOE BATANG PISANG MAS KALEEE. Sekarang gini saja yakin dia ndak ngiler liat pisang ambon yang ranum dan gede……… Dia masih normal lagi nggak kayak kamu, kalo ndak sama dia nggak bisa jadi tiang, malah loyo seperti Koran kena air. Nah nanti kapan kalo loe sakit hati jangan kamu pangil-pangil aku lagi. Resiko di tanggung penumpang. Save your baggage please.
“OK, We deal. But when he come to me and love me more than ever before, kamu jangan ikut menikmati kalo aku bercinta sama dia.”
“Walah-walah yang ndak bisa gitu dong bro. loe nih kan gue juga masa tega berbagi kesenangan sama gue. Berat itu bro, deal yang lain saja dah, itu kebutuhan mendasar buat gue juga.”
“Nah loe saja ngakui kalo loe juga dapat kenikmatan dari Meri Piya, makanya dukung gue dong, Don’t let me down. Terang saja loe nggak mau sebab kalo aku lagi bercinta sama dia justru kamu yang kebagian banyak enaknya dari pada aku.”
“Hehhehehe tau saja loe fren.”
“Ya- iya lah gue tau karena loe itu yang paling seneng dan buru-buru cipratin dia dengan tinta putihmu, dari pada gue.”
“Kalo gini ceritanya,namamnya pemerasan nih alias RANSOM, mau tak mau aku dukung kamu deh. Kita kan sejiwa. What ever you are you always be my part of my heart. Seperti jantung ventrikrel kanan dan kiri, bilik kanan dan kiri saling menyeimbangkan. So I say keep fight bro. I’m pushing always.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar